Mengenal Sindrom Kolam Filter Baru, Amonia dan Siklus Nitrogen pada ikan koi

Apa yang dimaksud dengan “Sindrom Kolam Baru” dan “Siklus Nitrogen” ?

Seperti halnya makhluk hidup lain, ikan koi juga membuang kotoran. Kotoran Koi ini terurai
menjadi amonia (NH3) yang sangat beracun. Di alam, volume air berbanding ikan sangat
tinggi sehingga konsentrasi kotoran atau limbah dapat dikatakan sangat rendah. Tapi di
kolam filter, konsentrasi amonia bisa mencapai level beracun dalam beberapa jam saja.

Kapan amonia dikatakan terlalu banyak?. Adalah jika alat tes mampu mengukurnya, berarti
sudah terlalu banyak (cukup untuk membuat ikan koi stress bahkan membunuhnya). Perlu
tindakan darurat untuk mengurangi bahayanya.

Siklus Nitrogen

Siklus nitrogen adalah proses biologis yang mengubah amonia menjadi senyawa nitrogen
yang relatif lebih tidak berbahaya bagi ikan koi. Untungnya, beberapa jenis bakteri
melakukan proses ini untuk kita.

Jenis bakteri Nitrosomonas, khususnya, mengubah amonia (NH3) menjadi nitrit (NO2-),
sementara jenis bakteri Nitrobacter mengubah nitrit manjadi nitrat (NO3-). Dengan demikian,
filter kolam koi dimaksudkan sebagai tempat pembentukan koloni bakteri yang mampu
mengubah amonia > nitrit > nitrat.

Jenis bakteri nitrifikasi yang diinginkan bisa ditemukan dimana saja (contoh: di udara).
Karena itu, sekali anda mendapati sumber amonia di kolam, hanya masalah waktu saja
sebelum bakteri itu membentuk koloni di dalam lapisan filter.

Hal ini seperti kata pepatah “ada gula ada semut”. Cara paling umum untuk melakukan ini
adalah dengan menempatkan satu atau dua koi yang tidak mahal ke dalam kolam filter.
Jangan berlebihan memberi makan! Lebih banyak makanan berarti lebih banyak amonia!

Selama proses sirkulasi, level amonia akan melonjak dan kemudian mendadak merosot
karena bakteri pembentuk nitrit bekerja, Karena bakteri pembentuk nitrat takkan muncul
sampai nitrit mencapai jumlah yang signifikan, level nitrit pun meningkat tajam, terus naik
karena amonia (yang terus diproduksi) diubah menjadi nitrit. Akhirnya pada level tertentu
bakteri pembentuk nitrat bekerja, maka level nitrit menurun, level nitrat naik, dan kolam pun
sepenuhnya didaur ulang dan dapat dikatakan seimbang.

Grafik berikut menunjukkan perbandingan jumlah Amonia, Nitrit dan Nitrat seiring
waktu/usia kolam.

Untuk menentukan apakah sirlukasi sudah tuntas/seimbang, belilah alat tes yang tepat dan
ukur sendiri levelnya. Atau bawa sampel air ke toko ikan dan minta mereka melakukan tes
untuk anda (mungkin butuh sedikit biaya).

Proses ini normalnya butuh 2-6 minggu. Pada suhu di bawah 20C, butuh lebih lama lagi
untuk mendaur kolam. Jika dibandingkan dengan jenis bakteri lainnya, bakteri nitrifikasi
tumbuh dengan lambat. Dalam kondisi optimal, butuh 15 jam penuh bagi sebuah koloni
untuk menggandakan jumlahnya.

Peringatan: Jangan tergoda untuk menambah ikan sebelum kolam sepenuhnya mencapai
keseimbangan. Lebih banyak koi berarti lebih banyak produksi amonia, sehingga
meningkatkan stres pada koi yang berujung pada kematian koi. Ketika amonia sudah
mencapai tingkat yang beracun, kolam anda sudah sampai pada titik “Sindrom Kolam Baru”.
Kolam belum sepenuhnya didaur dan konsentrasi amonianya mamatikan untuk ikan koi.

Kapan kadar amonia disebut berlebihan?

Dalam kolam yang sudah seimbang, amonia semestinya tak bisa dideteksi dengan
menggunakan alat tes standar yang tersedia di toko-toko. Jika level amonia bisa dideteksi, itu
mengindikasikan filter tidak bekerja cukup baik, entah karena kolam belum seimbang atau
filternya tidak berfungsi baik (bisa saja terlalu kecil untuk jumlah ikan yang ada, tersumbat,
dsb). Masalah filter juga penting untuk segera diatasi jika melihat gejala tingginya level
amonia.

Bahaya atau tidaknya kadar racun amonia bisa bervariasi tergantung jenis ikan, karena
beberapa lebih bisa bertahan. Sebagai tambahan, faktor lain seperti suhu air dan faktor
kimiawi turut berperan penting. Contohnya, amonia (NH3) terus-menerus berubah menjadi
ammonium (NH4+), dan sebaliknya.

Belum punya ikan koi? Nih toko online terpercaya jual ikan koi

Jumlah masing-masing relatif tergantung suhu dan pH air. Amonia sangat beracun, sementara
ammonium relatif tidak berbahaya. Alat tes standar mengukur total amonia (amonia dan
amonium) tanpa membedakan kedua bentuk itu.

Apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi stres (dan potensi kematian ikan) selama fase
sirkulasi kolam?

Jika kadar amonia tinggi pada saat proses sirkulasi, perlu segera dilakukan langkah-langkah
perbaikan untuk mencegah kematian ikan. Kemungkinan besar, anda hanya perlu mengganti
sebagian air sehingga amonia bisa larut ke dalam jumlah yang lebih aman.

Sebagai langkah akhir, beberapa produk pasaran (seperti Amquel atau Ammo-Lock) bisa
menetralkan racun amonia dengan aman. Amquel hanya menetralkan racun, tidak

menghilangkan amonia. Filtrasi biologis tetap perlu untuk mengubah amonia (yang
dinetralkan) menjadi nitrit dan nitrat.

Penggunaan Amquel dalam fase pendauran kolam bagaimanapun memiliki satu kekurangan.
Amquel (dan produk serupa) bisa menyebabkan kesalahan deteksi pada alat tes amonia, sulit
menentukan apakah fase pendauran sudah sepenuhnya selesai atau belum. Pendauran kolam
juga mungkin dilakukan tanpa memasukkan ikan ke dalamnya.

Peran ikan disini adalah memproduksi amonia. Efek yang sama bisa didapat melalui
pemberian bahan kimiawi amonia (seperti amonium klorida). Tapi cara ini bisa lebih rumit
daripada menggunakan ikan.

Bagaimana cara mempercepat waktu pendauran?

Siklus nitrogen bisa dipercepat dengan sejumlah cara. Tapi membutuhkan akses ke sebuah
kolam jadi, yang mungkin tak dimiliki pemula. Dasar idenya adalah mencari kolam jadi,
ambil beberapa bakteri darinya dan tempatkan di kolam baru.

Sebagian besar filter punya semacam busa dimana bakteri nitrifikasi bisa melekat. Meminjam
seluruh atau atau sebagian perangkat itu dan menempatkannya di filter kolam baru akan bisa
mempercepat proses.

Kalau kolam jadi menggunakan filter berkerikil, bakteri nitrifikasi akan melekat pada kerikil.
Ambil beberapa kerikil (secangkir atau lebih) dan gantungkan di mesh bag di dalam filter
anda (jika bisa), atau letakkan di atas kerikil yang ada di dalam kolam baru.

Kalau anda punya filter kotak, spon, atau sudut, tinggal hubungkan saja ke akuarium jadi dan
biarkan bekerja selama sekitar seminggu. Bakteri di air akan membentuk lapisan di filter
baru. Setelah seminggu, pindahkan filter itu ke kolam baru.

Akhir-akhir ini, produk-produk yang mengandung koloni bakteri nitrifikasi mulai tersedia di
pet shop. Secara teori, penambahan bakteri bisa mempercepat proses kolonisasi. Pengalaman
menggunakan produk itu beragan, ada yang berhasil dan ada pula yang gagal total. Harusnya
produk itu bekerja baik.

Bagaiamapun, bakteri nitrifikasi tak bisa hidup tanpa oksigen dan makanan. Karenanya
keberhasilan produk itu tergantung pada kesegarannya dan bisa berdampak buruk karena
penanganan yang salah (contoh: terlalu panas). Sayangnya tak ada tanggal kadaluarsa,
sehingga kita tak bisa tahu usia produk itu.

Tentu ada banyak variasi cara. Bagaimanapun sedikit sulit untuk memastikan satu cara
tertentu bisa benar-benar berhasil. Lebih disarankan melakukan pendekatan konservatif dan
tidak memasukkan ikan terlalu cepat. Sebagai tambahan, lebih baik cek langsung air untuk
memastikan produksi nitrat daripada hanya menduga-duga apakah pendauran sudah tuntas.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>